Lompat ke konten
Biaya

Harga wajar bikin website untuk usaha kecil: apa yang sebenarnya kamu bayar

Kenapa ada yang menawarkan Rp500 ribu dan ada yang Rp15 juta untuk hal yang kelihatannya sama — dan bagaimana membedakannya.

22 August 2026 · 2 menit baca

Pertanyaan pertama yang hampir selalu masuk ke WhatsApp saya: “bikin website berapa, Bang?”. Jawaban jujurnya panjang, jadi saya tulis di sini sekali saja.

Yang bikin harganya beda

Dua penawaran bisa kelihatan sama di gambar, tapi isinya beda di tiga hal: siapa yang menyiapkan tulisan dan foto, apakah desainnya dibuat baru atau menyesuaikan kerangka yang sudah ada, dan apa yang terjadi setelah website online.

Penawaran termurah biasanya menyerahkan dua hal pertama ke kamu. Itu bukan penipuan — asal disebutkan dari awal. Yang bermasalah adalah kalau tidak disebutkan, lalu kamu ditinggal dengan website setengah jadi berisi tulisan contoh.

Pertanyaan paling berguna sebelum bayar: “kalau saya belum punya tulisan dan foto, harganya jadi berapa?”

Kisaran yang masih wajar

Untuk usaha kecil di Indonesia, website profil 4–5 halaman yang rapi di HP dan bisa kamu ubah sendiri masuk di kisaran satu sampai tiga juta. Di bawah itu biasanya ada yang dipotong: bukan desainnya, tapi pendampingannya.

Di atas lima juta, yang kamu bayar bukan lagi halaman, tapi fitur — pendaftaran, pembayaran, laporan, atau sambungan ke sistem lain. Kalau usahamu belum butuh itu, tidak perlu ke sana dulu.

Biaya yang sering lupa dihitung

  • Domain — sekitar Rp200 ribu per tahun, dibayar terus selama website hidup.
  • Hosting — Rp350 ribu sampai sejuta per tahun, tergantung besarnya trafik.
  • Foto — kalau tidak ada foto usaha yang layak, ini biaya nyata, bukan pelengkap.
  • Waktu kamu sendiri — mengumpulkan bahan biasanya lebih lama dari mengerjakan websitenya.

Kalau anggaranmu terbatas

Mulai kecil. Satu halaman yang benar — apa yang kamu jual, buktinya, dan cara menghubungi — sudah lebih berguna daripada sepuluh halaman yang setengah jadi. Halaman lain bisa ditambah kapan saja tanpa membangun ulang.

Dan kalau ternyata yang kamu butuhkan cuma nomor WhatsApp yang gampang dicari, saya akan bilang begitu — meskipun artinya saya tidak dapat pekerjaan.

Mau saya hitung untuk kasus kamu?

Sebutkan jenis usaha dan anggaranmu. Saya kasih angka dan alasannya, bukan sekadar kisaran.

Tinggalkan komentar

Alamat email tidak akan ditampilkan.